About

Senin, 24 Juli 2017

Hukum newton

Hukum Newton

Hukum I Newton

Siapakah pencetus hukum Newton tentang gerak  ?
Hukum Newton tentang gerak dicetuskan oleh Sir Issaac Newton. Beliau lahir 4 Januari 1642 di Inggris dan meninggal pada tanggal 31 Maret 1727. Newton adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli Astronomi, dan ahli Kimia. Dalam bukunya :” Philosophiae Naturalis Principia Mathematica, beliau membahas tentang gerak, dimana hukum ini masih kita pakai dan kita pelajari sampai sekarang.
Bagaimanakah definisi hukum I Newton tentang gerak  ?
Hukum I Newton disebut juga hukum kelembaman (Inersia).
Pada dasarnya benda bersifat lembam artinya benda akan mempertahankan keadaannya, yaitu :
  • Bila benda dalam keadaan diam maka benda akan tetap diam.
  • Bila benda bergerak maka akan bergerak lurus beraturan.
Definisi hukum I Newton :
Bila tidak ada resultan gaya yang bekerja pada benda , maka ;
  • benda yang diam akan tetap diam
  • benda yang bergerak akan bergerak lurus beraturan.
Secara matematis ditulis ;
Þ SF = 0 maka a = 0, sehingga Dv = 0 maka v = 0 (untuk benda yang diam) dan v = konstan (untuk benda yang bergerak)
Bagaimanakah ciri-ciri hukum I Newton tentang gerak  ?
Ciri-ciri hukum I Newton :
  • Tidak ada resultan gaya yang bekerja pada benda  Þ  SF = 0.
  • Tidak mempunyai percepatan (perubahan kecepatan tiap detik)  Þ  a = 0
  • Jika diam akan tetap diam Þ v = 0
  • Jika bergerak akan bergerak lurus beraturan Þ v = c (Gerak Lurus Beraturan).
Contoh aplikasi hukum I Newton :
  • Penumpang terjungkal saat mobil yang bergerak cepat direm mendadak.
  • Koin di atas kertas di atas meja akan tetap di atas di atas meja jika kertas ditarik secara cepat.
  • Ayunan bandul sederhana.
  • Pemakaian roda gila pada mesin mobil.
Jika kita melempar batu ke atas di ruang angkasa maka batu itu akan bergerak lurus ke atas terus. Orang diam di atas mobil yang bergerak sebetulnya dia mempunyai kecepatan yang besarnya sama dengan kecepatan mobil yang ditumpanginya. Pada saat mobil direm mendadak maka orang itu tetap bergerak dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan mobil sebelum direm sehingga orang itu terpental.

Hukum II Newton

Bagaimanakah definisi hukum II Newton tentang gerak  ?
Definisi hukum II Newton adalah benda yang mengalami gaya akan mendapat percepatan yang besarnya ;
  • Berbanding lurus (sebanding) dengan besar resultan gaya-gaya yang mempengaruhinya.
  •  Berbanding terbalik dengan massa benda itu
Secara Sistematis
Ditulis                               :      
               a : percepatan benda, satuannya    m/s2
                : gaya yang bekerja, satuannya   N (newton)
                 : massa benda, satuannya Kg
Bagaimana kesetaraan Newton dengan Dyne  ?
Kesetaraan newton dengan dyne :
1N = 1Kg.m/s2 = (1000gr)(100cm/s2) -> jadi 1 newton = 105 dyne.

Hukum III Newton

Bagaimanakah definisi hukum III Newton  ?
Definisi hukum III Newton adalah bila benda A melakukan gaya pada benda B sebagai aksi , maka benda B akan melakukan gaya balik terhadap benda A sebagai reaksi yang besarnya sama tapi arahnya  berlawanan.

Apakah syarat-syarat hukum III Newton  ?
Syarat-syarat hukum III Newton :
  • Yang bekerja adalah gaya-gaya luar.
  • Gaya-gaya itu harus segaris kerja.
  • Pasangan aksi-reaksi hadir jika 2 benda berinteraksi.
  • Aksi-reaksi bekerja pada 2 benda yang berbeda
  • Aksi-reaksi sama besar tapi berlawanan arah  -> FA = - FB.
Orang mengeluarkan gaya untuk mendorong tembok ( Fo ) sebagai aksi, maka tembok akan melakukan gaya balik ( FT ) terhadap orang itu sebagai reaksi yang besarnya sama tapi arahnya berlawanan --> Fo = - FT
Contoh-contoh gaya aksi-reaksi adalah :
  1. Gaya gravitasi.
  2. Gaya magnet.
  3. Gaya listrik 




Sumber : http://fisikasmkthpati.blogspot.co.id/2012/12/hukum-newton.html
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Sonifikasi

SONIFIKASI Sonikasi adalah suatu teknologi yang memanfaatkan gelombang ultrasonik. Ultrasonik adalah suara atau getaran dengan frekue...

Cari Blog Ini

The Alien

Pages

Blogger templates